Cara Menanam Padi Ciherang dan Tips Panennya!

Ada beberapa jenis padi yang sudah mulai dikembangkan pada saat ini, seperti padi ciherang. Padi ciherang adalah salah satu jenis tanaman padi yang memiliki kualitas yang baik serta tahan terhadap segala cuaca. Jenis padi ini dapat ditanam pada musim hujan atau musim kemarau dengan ketentuan tinggi daerah tanam idealnya di bawah 500 m dpl.

Selain dapat ditanam di berbagai cuaca yang berbeda, padi ciherang juga sangat tahan terhadap beragam jenis penyakit serta hama dan bakteri hawar daun strain 3 dan 4.

 

Cara Menanam Padi Ciherang

Auto Draft

Tak hanya dari keunggulan serta kualitas padi ciherang saja yang bisa menentukan hasil panen kamu. Namun, ada hal penting yang perlu kamu ketahui agar hasil panen padi ciherang kamu berkualitas dan melimpah. Berikut langkah-langkah dalam menanam padi ciherang, seperti :

1. Melakukan Persiapan Menanam Padi Ciherang

Langkah pertama untuk menanam padi ciherang adalah melakukan persiapan seperti :

  • Siapkan terlebih dulu alat serta bahan yang kamu butuhkan.
  • Kamu harus menyiapkan cangkul untuk melakukan tahap persemaian.
  • Lalu siapkan juga beberapa macam jenis pupuk seperti urea dan SP – 36 sebagai langkah awal.

2. Persemaian Benih Padi Ciherang

Jika kamu sudah melakukan persiapan, kamu perlu melakukan penyemaian benih padi ciherang, caranya sebagai berikut:

  • Buatlah bedengan sepanjang 500 cm untuk persemaian dan dengan lebar sekitar 120 cm serta tinggi sekitar 20 cm.
  • Sebelumnya, kamu harus menaburkan terlebih dulu pupuk urea pada lahan semai dan dicampur dengan pupuk SP-36 masing-masing sebanyak 10 gr.
  • Kamu harus memperhatikan jarak kerapatan benih yang disemai yaitu sekitar 75 gr per meternya.
  • Bibit siap dipindah jika tingginya sudah mencapai 5 cm.
  • Lebih mudah jika kamu menghitung dari hari pertama benih ditebar, pada benih berusia 25 hari berarti benih siap untuk dipindahkan.

3. Pengolahan Lahan Padi Ciherang

Setelah bibit padi ciherang sudah disemai, kamu harus mengolah lahan tanam 2 minggu sebelum masa tanam, seperti :

  • Kamu harus memperhatikan sawah kamu dan bersihkan dari sisa penanaman.
  • Lakukan pembajakan sawah serta pengairan dan pemupukan awal.
  • Untuk pupuk awal, kamu bisa gunakan pupuk organik. Selain itu, kamu juga bisa mengkombinasikan dengan pupuk urea.
  • Jangan lupa untuk selalu membersihkan rumput dan tanaman liar.
  • Bersihkan pula saluran air pada sawah kamu.

4. Penanaman Bibit Padi Ciherang

Setelah sawah kamu sudah siap untuk ditanami, langkah selanjutnya yaitu menanam bibit padi seperti :

  • Siapkan bibit padi yang sudah siap tanam.
  • Pisahkan secara perlahan bibit padi dari bedengan lahan semai.
  • Tanam bibit padi dengan jarak tanam sekitar 20 cm × 20 cm.
  • Apabila sawah kamu sangat luas, kamu bisa juga menanam bibit dengan jarak 30 cm × 30 cm atau dengan jarak 25 cm × 25 cm.

5. Tips Panen Padi Ciherang

Ciri dari padi ciherang yang sudah siap panen bisa kamu lihat dari bulir padinya. Padi ciherang yang siap panen memiliki bulir padi yang hampir keseluruhan warnanya sudah menguning. Untuk mempermudah, kamu bisa melihat catatan waktu kamu.

Panenlah padi ciherang yang usianya sudah 36 hari setelah berbunga. Lakukan panen secara manual agar kualitas berasnya tetap terjaga atau lakukan dengan alat pemanen padi. Temukan alat pemanen padi di toko mesin terdekat. Lalu potong pangkal batang padi memakai sabit.

 

Demikian langkah mudah dalam menanam padi ciherang serta tips panen padi ciherang. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu.


Posted

in

by

Tags: